materi pkt

proses_heat_setting_klasiber_16_nop_2011

sejarah kuliahku

Awal ceritaku….
Dulu waktu aku sekolah di sebuah pondok pesantren di jogjakarta, MA Ali Maksum tepatnya, aku beruntung mendapat kesempatan untuk ikut seleksi Penerimaan Beasiswa Santri Berprestasi. Aku pun tak sia-sia kan, kuambil UGM sebagai pilihan, dengan jurusan Pendidikan Kedokteran dan Agronomi, tapi sayang aku tak diterima alias tak lolos dalam seleksi tersebut…..
Sembari belajar menjelang UN, waktu itu masih kelulusan 100% dari UN, aku seleksi UM UGM dengan jalur UTUL, kupilih jurusan Teknologi Pangan dan biologi. Namun, dalam seleksi ini aku juga tak lolos, sedih rasanya melihat ada teman yang lolos…
Pengumuman kelulusanpun tiba, ya, optimis LULUS pun terwujud, tapi belum selesai perjuanganku karena belum dapat PT…
Aku mencoba peruntungan ikut SNMPTN, kuambil jalur IPC, dengan pilihan, UGM ilmu gizi, UNY pendidikan bahasa Indonesia, dan UIN Suka pendidikan Biologi. Beruntungnya akupun diterima pada pilihan ketiga…tapi hari terakhir registrasi pun aku putuskan untuk tidak mengambilnya….
Hampir aku kayak orang stres yang belum punya tujuan… hampir juga aku mendaftar UGM d3 saking kepengen masuk UGM,,,,tapi tidak jadi.
Berbekal info dari teman, sekolah dan tentunya internet, kutahu tentang beasiswa santri unggulan di UII untuk jurusan TEKNIK….awalnya aku sudah yakin tak akan kuliah di TEKNIK, tapi setelah kupikir dan kudiskusikan dengan keluarga akhirnya kuputusan mencoba…26 juli 2010…hari terakhir pengumpulan berkas dengan modal sertifikat juara 3 olimpiade biologi Madrasah aliyah TK Nasional kukumpulkan….lama sekali pengumumannya aku tunggu…padahal aku tahu UII sudah OSPEK…. tapi kenyataannya aku dan 2 temanku DITERIMA DI UII DENGAN BEASISWA PENUH 4 TH…….aku pun memulai hidupku dengan kuliah di TEKNIK KIMIA UII 2010….

MAHASISWA BERWIRAUSAHA??

Menyandang gelar mahasiswa merupakan suatu kebanggaan sekaligus tantangan. Betapa tidak, tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa begitu besar. Pengertian mahasiswa tidak bisa diartikan kata per kata. Mahasiswa juga bukanlah hanya sekedar orang yang belajar di perguruan tinggi. Tapi pengertian mahasiswa lebih dari itu. Mahasiswa adalah seorang “agent of change”. seorang agen pembawa perubahan. Menjadi seorang yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini. Tiga hal penting yang harus diperhatikan bagi seorang mahasiswa yang menjadi seorang aktivis sosial, yaitu: pertama, kita tidak boleh melupakan tugas utama kita sebagai mahasiswa yang harus bertanggung jawab atas keilmuan dan kompetensi diri sebagai bagian dari akademika. Kedua, kita juga tidak boleh melupakan tanggung jawab kita terhadap kedua orang tua sebagai seorang anak dimana setiap orang tua pastilah menginginkan anaknya untuk sukses dan dapat menjadi kebanggaan bagi mereka. Ketiga, semua dilakukan secara seimbang, sesuai dengan porsinya masing-masing. Artinya kita dapat menyeimbangkan semua kewajiban kita sebagai seorang anak, seorang mahasiswa, seorang wirausahawan dan lain sebagainya.
Dari hal di atas, sebagai mahasiswa tentunya kita harus selalu belajar demi cita-cita dan juga orang tua. Tapi bagaimana solusinya jika ada mahasiswa yang bekerja, misalnya berwirausaha? Ini lain ceritanya, wirausaha adalah seseorang yang menciptakan usahanya sendiri. Apakah ini merupakan sebuah tujuan atau hanya sambilan?
Kalau seorang mahasiswa menjadi wirausahawan tentunya menjadi pembelajaran dan praktek keilmuan yang di dapat di bangku kuliah. Semua progam studi pasti memiliki mata kuliah yang membangun jati diri mahasiswa. Dengan bisa membangun jati diri ini mahasiswa yang terdorong untuk berwirausaha memiliki skill yang bagus, berinovasi, berani, dan bisa membaca peluang.
Sebenarnya sah-sah saja seorang mahasiswa memulai karier dari sekarang dengan bewirausaha, sebagai calon sarjana seharusnya kita tahu bahwa sarjana harusnya adalah seorang pencipta lapangan pekerjaan bagi orang lain, bukannya malah mencari pekerjaan, dengan melamar kesana kemari. Kita lihat dari sisi positifnya saja, Indonesia akan terbantu dengan para entrepreneur yang mampu mengurangi pengangguran di tanah air tercinta ini. Walaupun kelulusan S1 harus mundur ½ sampai 2 tahun, tapi secara prakteknya mahasiswa ini sudah berhasil melebihi mahasiswa lain yang mengandalkan dengan mencari pekerjaan dengan lulus 3,5 sampai 4 tahun.
Untuk tahu seorang mahasiswa itu berwirausaha sebagai tujuan atau sambilan, tergantung masing-masing individunya, bisa saja niat pertama sambilan tapi kedepannya ternyata membuahkan hasil yang menjadi tujuan. Pendapat saya dalam kasus ini, saya setuju bila mahasiswa berwirausaha asalkan kuliahnya selesai seperti harapan orang tua dan cita-cita. Sangat mulia seorang mahasiswa yang berwirausaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan seperti itu, apalagi turut membantu perekonomian keluarga dan orang lain. Mahasiswa seperti ini pastinya adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya.
Semoga artikel dalam lomba Artikel Blog UII ini menjadi motivasi untuk rekan-rekan mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Ingatlah sebuah usaha harus diiringi dengan doa kepada Allah SWT dan setiap tindakan sesuai dengan niatnya. Sebagai mahasiswa harus bisa mengatur waktu dengan baik dan seimbang.

LITERATUR:
http://nonhe-ayhoe.blog.friendster.com/2008/08/mahasiswa-sebagai-agent-of-change/


mahasiswa pdf

bernyanyi

dendang- dendang sahdu…

nan riang

hiasi mimpiku dalam

nyata hidupku

Packaged by Edublogs - education blogs.
Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer